Rabu, 18 Maret 2015

Bahaya Perdarahan Saluran Pencernaan

Bahaya Perdarahan Saluran Pencernaan

Perdarahan saluran pencernaan sering terjadi tanpa disadari oleh penderita. Karena penyakit ini masih belum terlalu familiar di telinga orang-orang, mereka tidak pernah menyadari bahwa gejala-gejala yang timbul adalah tanda dari perdarahan saluran pencernaan. Gejala-gejala seperti muntah, sering dianggap hanya efek dari masuk angin atau demam. Saat timbul gejala buang air besar, banyak yang menyangka hanya diare atau alergi makanan tertentu. Jarang ada yang langsung menyimpulkan bahwa kedua gejala penting tersebut merupakan tanda munculnya perdarahan dalam saluran cerna. Padahal jenis penyakit ini termasuk kategori bahaya ketika sudah semakin parah dan bisa menjadi penyebab kematian. Ketika seseorang mengalami perdarahan di saluran cerna dan tidak segera diobati, dia akan mengalami rasa lemas seperti anemia. Memberi asupan zat besi tidak akan terlalu ampuh karena bukan anemia yang sedang dideritanya. Mengenal peradangan saluran pencernaan sangat penting untuk mencegah dan mengobatinya.

Gejala perdarahan saluran pencernaan

Memang seringkali perdarahan saluran pencernaan sulit diketahui kemunculannya. Karena lukanya terdapat di dalam tubuh, rasa sakit tidak terasa secara langsung. Gejalanya pun bukan berupa demam atau pilek seperti terserang influenza. Gejala umum biasanya adalah muntah darah atau yang biasa disebut hematemesis. Darah yang turut serta keluar dari muntahan ini berwarna merah pekat atau bahkan kehitaman. Hal tersebut menunjukkan darah yang keluar sudah bercampur dengan asam lambung. Jika sudah mengalami gejala ini, segera periksakan ke dokter untuk periksa organ dalam lebih lanjut ke dokter spesialis. Selain melalui mulut, gejala perdarahan saluran pencernaan juga bisa diperiksa melalui tinja yang keluar. Seseorang yang menderita gejala perdarahan saluran cerna akan mengeluarkan tinja yang kehitaman atau biasa disebut melena. Melena ini biasanya diakibatkan karena adanya perdarahan saluran pencernaan di bagian lambung atau usus duabelas jari.
Gejala tinja warna hitam ini efek dari darah yang tercemar oleh asam lambung dan kuman. Perdarahan saluran pencernaan yang sudah menunjukkan gejala banyak darah yang keluar akan mengakibatkan penderita akan kekurangan darah dan menunjukkan seperti anemia. Penderita akan merasa pusing, nyeri dada, dan tampak pucat. Pada tahap gejala seperti ini, penderita sudah seharusnya dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Karena ketika sudah muncul gejala kehilangan darah yang serius, penderita akan mengalami tekanan darah rendah, kurangnya produksi air kencing, dan denyut nadi yang semakin cepat. Bahkan jika sudah sangat parah, perdarahan saluran pencernaan bisa mengakibatkan aliran darah ke otak berkurang dan menyebabkan disorientasi, mengantuk, dan syok.

Penyebab Perdarahan Saluran Pencernaan

Penyebab perdarahan saluran pencernaan bisa karena beberapa hal. Di kerongkongan, penyebabnya bisa karena ada robekan jaringan kerongkongan dan kanker. Di lambung, perdarahan bisa disebabkan oleh luka atau iritasi akibat obat-obatan. Ada beberapa jenis obat yang bisa membuat lambung iritasi bila dikonsumsi terlalu sering seperti aspirin. Di wilayah usus, bisa terjadi karena adanya efek kanker, luka, tumor jinak atau ganas, radang usus, dan lain-lain. Untuk wilayah rektum, biasanya dikarenakan oleh kanker. Sedangkan perdarahan di anus bisa karena ambeien atau robekan di anus. Kesemua penyebab perdarahan saluran pencernaan ini bisa segera ditindaklanjuti setelah mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan sebelumnya.
Jika anda sudah mengalami gejala-gejala perdarahan saluran pencernaan, biasanya dokter akan mencari tahu seberapa parah penyakit yang anda derita dan apa penyebabnya. Jika sudah terlalu parah dan kehilangan darah dalam jumlah besar akan dibutuhkan transfusi darah dan perawatan intensif. Jika belum parah dan sudah diketahui penyebabnya, pihak dokter akan segera melakukan upaya untuk menghilangkan penyebab dan menghentikan perdarahan. Penyakit perdarahan saluran pencernaan ini seringkali terjadi tanpa disadari. Jadi, sebaiknya anda waspada jika sudah mengalami gejala awal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar